;
  • Jelajahi

    Copyright © Media Simo Raya
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Menapaki Jejak Transmigrasi, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Silaturahmi dengan Keluarga Transmigran di Desa Bagelen Lampung

    Kamis, 08 Januari 2026, Januari 08, 2026 WIB Last Updated 2026-01-08T02:16:03Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
     
     
    PESAWARAN, Mediasimoraya.com – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, dengan menyapa langsung keluarga besar transmigran asal Jawa Tengah di Desa Bagelen, Kecamatan Gedong Tataan, Rabu (7/1/2026). Kunjungan ini menjadi momentum silaturahmi sekaligus memperkuat ikatan sejarah transmigrasi antara Jawa Tengah dan Lampung yang telah terjalin sejak masa kolonial.
     
    KEHADIRAN SIMBOL PENGHORMATAN ATAS PERAN TRANSMIGRAN
     
    Kehadiran Gubernur Ahmad Luthfi disambut langsung oleh Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B., Wakil Bupati Antonius Muhammad Ali, serta Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela. Turut hadir juga Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman, Wakil Bupati Temanggung Nadia Muna, Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani, serta jajaran Forkopimda Pesawaran.
     
    Dalam sambutannya, Gubernur Luthfi mengungkapkan rasa bangga atas peran besar masyarakat Jawa Tengah dalam membangun Provinsi Lampung. "Mayoritas masyarakat Lampung bersuku Jawa. Saya ingin melihat langsung bagaimana sejarah mereka di sini, dan ternyata sangat makmur. Keputusan para leluhur untuk menetap dan membangun Lampung adalah sebuah kebanggaan," ujarnya.
     
    Ia juga berpesan agar masyarakat perantau menjaga nilai kearifan lokal dan tetap berbaur sebagai satu kesatuan bangsa. "Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Saya yakin masyarakat Jawa di sini mampu menjaga keharmonisan dan kekeluargaan dengan seluruh lapisan masyarakat," tambahnya.
     
    Sebagai bentuk kepedulian, Gubernur Luthfi akan menginstruksikan Bank Jateng untuk menyalurkan bantuan hibah seperangkat alat musik gamelan guna mendukung pelestarian seni budaya di Desa Bagelen.
     
    DESA BAGELEN BERSEJARAH SEJAK TAHUN 1905
     
    Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B. menyampaikan ucapan selamat datang dan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menjelaskan bahwa Desa Bagelen bermula pada tahun 1905, ketika pemerintah kolonial Belanda memindahkan penduduk dari Bagelen, Jawa Tengah, ke Lampung melalui program kolonisasi. Para transmigran membuka hutan, membangun permukiman, dan menjaga semangat gotong royong hingga kini.
     
    "Mari kita jaga Desa Bagelen sebagai warisan budaya dan sejarah, tanpa melupakan akar historis yang menjadi identitas kita bersama," ajaknya. Bupati Nanda juga berharap kunjungan ini memperkuat kerja sama antara Jawa Tengah dan Lampung di berbagai sektor.
     
    KERJA SAMA ANTARPROVINSI NILAI Rp830 MILYAR
     
    Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari misi strategis kerja sama antarprovinsi. Jawa Tengah dan Lampung telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) kerja sama di sektor pariwisata dan lainnya dengan nilai transaksi sekitar Rp830 miliar.
     
    "Sekitar 60 persen masyarakat Lampung bersuku Jawa. Artinya, masyarakat Jawa, khususnya dari Jawa Tengah, bukan hanya bagian dari sejarah, tetapi juga motor penggerak pembangunan dan peradaban di Lampung," ujarnya.
     
    GUBERNUR JATENG JELAJAH MUSEUM TRANSMIGRASI
     
    Selain bersilaturahmi dan berdialog dengan warga Desa Bagelen untuk mendengarkan aspirasi mereka, rombongan juga mengunjungi Museum Transmigrasi Provinsi Lampung yang berlokasi di desa tersebut. Di museum, Gubernur dan rombongan menyaksikan berbagai koleksi, arsip, foto, dan diorama yang merekam perjalanan panjang sejarah transmigrasi di Indonesia.
     
    Editor: Redaksi Mediasimoraya.com
    MEDIASIMORAYA.COM – Informasi Anda, Prioritas Kami
     
     
    © 2026 Mediasimoraya.com – Semua Hak Dilindungi Undang-Undang. Dilarang mengutip, menyalin, atau menyebarkan konten ini tanpa izin tertulis.

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini