;
  • Jelajahi

    Copyright © Media Simo Raya
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Dukung Program Ketahanan Pangan, Bupati Pesawaran Hadiri Panen Raya Nasional – Presiden Prabowo Umumkan Indonesia Swasembada Beras

    Sabtu, 10 Januari 2026, Januari 10, 2026 WIB Last Updated 2026-01-10T00:45:48Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    PESAWARAN, Mediasimoraya.com – Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B., S.E., M.M. bersama Wakil Bupati Antonius Muhammad Ali, S.H. menghadiri kegiatan Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional bersama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang diselenggarakan secara virtual melalui zoom meeting. Acara berlangsung di Kantor PDAM Desa Kutoarjo, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Rabu (7/1/2026).
     
    Kegiatan ini juga dihadiri langsung oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, jajaran Forkopimda Lampung, serta rombongan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang tengah melakukan kunjungan kerja di Pesawaran, dipimpin Gubernur Ahmad Luthfi beserta jajaran kepala daerah dari Jawa Tengah.
     
    PRESIDEN PRABOWO UMUMKAN INDONESIA BERHASIL SWASEMBADA BERAS
    Pada kesempatan tersebut, Presiden Prabowo Subianto secara resmi mengumumkan bahwa Indonesia berhasil mencapai swasembada beras hanya dalam satu tahun, lebih cepat dari target awal yang ditetapkan. Ia menegaskan bahwa capaian ini merupakan tonggak strategis dalam sejarah kemerdekaan bangsa.
     
    “Tidak ada bangsa yang merdeka kalau makan tidak bisa tersedia untuk rakyat. Tidak mungkin bangsa itu merdeka kalau pangannya bergantung pada bangsa lain,” tegas Presiden Prabowo.
     
    Presiden juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat, daerah, hingga petani dan penyuluh pertanian yang telah bekerja keras untuk mewujudkan kemandirian pangan nasional.
     
    MENTERI PERTANIAN: PRODUKSI BERAS 2025 CAPAI 34 JUTA TON
    Menteri Pertanian RI Amran Sulaiman menyampaikan sejumlah capaian strategis sektor pertanian nasional. Produksi beras nasional pada tahun 2025 mencapai 34 juta ton, dengan stok beras nasional saat ini berada pada level sangat kuat yaitu 3,2 juta ton dan pernah menyentuh 4 juta ton – lebih tinggi dari saat Indonesia menerima penghargaan dari FAO.
     
    Peran Perum Bulog dinilai sangat krusial dalam menyerap hasil panen petani sehingga mampu menjaga stabilitas harga dan ketersediaan stok pangan. “Swasembada ini adalah kerja terbaik Kabinet Merah Putih yang berangkat dari gagasan besar Bapak Presiden dan didukung oleh seluruh penyuluh serta petani Indonesia,” ujar Menteri Amran.
     
    BUPATI PESAWARAN: PROGRAM SWASEMBADA BERDAMPAK POSITIF UNTUK MASYARAKAT
    Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira menyambut baik keberhasilan program swasembada pangan. Menurutnya, ketahanan pangan yang kuat tidak hanya mendukung kemandirian bangsa, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya petani di daerah.
     
    “Kabupaten Pesawaran siap mendukung dan menyukseskan program ketahanan pangan nasional melalui penguatan sektor pertanian, peningkatan produktivitas lahan, serta sinergi antara pemerintah daerah, petani, dan seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.
     
    GUBERNUR LAMPUNG: PRODUKSI PADI NAIK HINGGA 15 PERSEN
    Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyatakan bahwa Provinsi Lampung siap menjadi daerah penyangga utama swasembada pangan nasional. Produksi padi Lampung tahun ini mengalami peningkatan signifikan hampir 15 persen, dari 2,7 juta ton menjadi sekitar 3 juta ton.
     
    “Kami optimistis pada 2026 produksi dapat meningkat lagi sebesar 15 hingga 20 persen,” ujar Gubernur Mirza. Peningkatan tersebut akan diperkuat melalui penerapan pupuk organik cair yang ditargetkan merata pada tahun 2026, yang diperkirakan mampu meningkatkan produktivitas hingga 10 persen.
     
    Selain padi, Pemprov Lampung juga mendorong peningkatan produksi jagung serta memperkuat kerja sama antardaerah, salah satunya dengan Provinsi Jawa Tengah di sektor pertanian. “Kolaborasi antardaerah menjadi kunci dalam memperkuat ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan,” pungkasnya.
     
     
     
    Editor: Redaksi Mediasimoraya.com
    MEDIASIMORAYA.COM – Informasi Anda, Prioritas Kami
     
    © 2026 Mediasimoraya.com – Semua Hak Dilindungi Undang-Undang. Dilarang mengutip, menyalin, atau menyebarkan konten ini tanpa izin tertulis.
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini